Kamis, 29 Oktober 2026 Media informasi Nusantara
Sorot Nuswantoro SOROT NUSWANTOROBerita dekat, informasi berimbang
← Kembali ke berita Purbalingga

Cinta Terlarang Ken Arok dan Ken Dedes

Sorot Nuswantoro · 28 Oktober 2026 · 523 dibaca

Dalam kitab Pararaton (1965) diceritakan berdirinya Singgasari dengan adanya kisah cinta terlarang dari Ken Dedes dan Ken Arok.

Ken Arok adalah seorang pemuda yang cerdas, ambisius dan tak pantang menyerah dia adalah seorang anak dari pejabat daerah pada saat era kerajaan Kediri yaitu Gajah Para.

Suatu hari ia berada di Tumapel sebagai pengawal pribadi untuk Tunggal Ametung.

Pekerjaan tersebut berhasil dilakoni oleh Ken Arok berkat permohonan dari seorang Brahmana, walaupun Ken Arok memiliki masa lalu yang kelam.

Sebagai pengawal pribadi Ken Arok, akan mengawal Tunggal Ametung beserta istrinya, Ken Dedes.

Namun pada suatu hari, Ken Arok tak sengaja melihat rok milik Ken Dedes tersingkap saat wanita tersebut ingin turun dari keretanya yang kemudian melihat kemaluanya memancarkan cahaya kebiruan.

Saat menanyakan kepada gurunya tentang kejadian yang di lihatnya gurunya menjawab bahwa pancaran sinar biru dari kemaluanya adalah sebagai pertanda bahwa ken dedes akan melahirkan keturunan orang orang besar dari situlah muncul kisah tentang darah biru.

Hingga hal itu yang mendorong Ken Arok mulai jatuh cinta, ia selalu terbayang-bayang kejadian tersebut dan penjelasan gurunya.

Dirinya tahu jika perasaan cinta yang muncul adalah cinta terlarang, namun apa boleh buat, Ken Arok tidak bisa mengontrol dirinya.

Hingga pada akhirnya ia bertekad untuk membunuh suaminya, Tunggal Ametung agar bisa mengawini Ken Dedes.

Ternyata pernikahan Ken Dedes dan Tunggal Ametung tidak di dasari oleh cinta, namun karena keterpaksaan.

Dari sinilah asal muasal kerajaan Singasari, dimulai dari Ken Arok dan Ken Dedes yang saling mencintai.






Diskusi pembaca

Tinggalkan komentar