Pemkab Tulungagung Siapkan Rp 54,5 Miliar, Thr Asn Cair Awal Maret 2026 Sebelum Cuti Bersama Idul Fi

Pemkab Tulungagung Siapkan Rp 54,5 Miliar, Thr Asn Cair Awal Maret 202
23-Feb-2026 | sorotnuswantoro Tulungagung

Tulung agung_Kepastian pencairan Tunjangan hari raya (THR) atau gaji ke-14 bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tulungagung akhirnya terjawab.

Pemkab memastikan THR akan dibayarkan pada awal Maret 2026 sebelum cuti bersama Idul Fitri.

Total anggaran yang disiapkan untuk pembayaran tersebut mencapai Rp 54,5 miliar. Dana itu telah dialokasikan dalam APBD 2026 dan dipastikan aman dari sisi administrasi maupun ketersediaan kas daerah.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Tulungagung (BPKAD) Tulungagung, Dwi Hary Subagyo menegaskan, pencairan akan dilakukan sebelum 18 Maret 2026 atau sebelum masa cuti bersama dimulai.

“Insya Allah sudah kita siapkan. Gaji ke-14 akan dicairkan sebelum cuti bersama, kira-kira sebelum 18 Maret,” ujarnya.

Dia menjelaskan, penerima THR tahun ini meliputi 7.144 pegawai negeri sipil (PNS), 3.113 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) penuh waktu, serta sekitar 5.400 PPPK paruh waktu.

Seluruh ASN tersebut menerima THR sebesar satu kali gaji penuh sesuai ketentuan pemerintah pusat. “Semua ASN dapat, termasuk PPPK paruh waktu,” tegasnya.

Tak hanya ASN, gaji ke-14 juga diberikan kepada Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung serta anggota DPRD Tulungagung.

Dengan demikian, total penerima THR di lingkungan Pemkab Tulungagung mencapai belasan ribu orang.

Meski demikian, anggaran Rp 54,5 miliar tersebut belum termasuk THR bagi guru. Sebab, pembayaran THR guru memiliki skema berbeda dan bersumber dari transfer pemerintah pusat melalui APBN.

“Untuk guru transfer dari APBN, jadi tidak masuk dalam hitungan Rp 54,5 miliar ini,” jelas Dwi Hary.

Menurut dia, penganggaran THR telah direncanakan sejak awal pembahasan APBD 2026. Karena itu, proses pencairan diyakini tidak akan mengalami hambatan berarti

Pemkab juga telah mengantisipasi jadwal pencairan agar ASN dapat menerima haknya sebelum memasuki masa libur Lebaran.

Pencairan THR tersebut diharapkan memberi dampak positif bagi perekonomian daerah. Dengan nominal puluhan miliar rupiah yang beredar di masyarakat dalam waktu bersamaan, daya beli diprediksi meningkat signifikan.

Terutama untuk kebutuhan pokok, sandang, hingga persiapan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri

Selain membantu meringankan kebutuhan ASN menjelang Lebaran, suntikan dana segar ini juga diyakini mampu mendorong perputaran ekonomi lokal.

Pedagang pasar, pelaku UMKM, hingga sektor jasa diperkirakan turut merasakan dampaknya.(Frn)

Tags