Posyandu Desa Pojok Aktif Layani 82 Balita, Upaya Nyata Pantau Tumbuh Kembang Dan Cegah Stunting

Posyandu Desa Pojok Aktif Layani 82 Balita, Upaya Nyata Pantau Tumbuh
05-Mar-2026 | sorotnuswantoro Tulungagung

TULUNGAGUNG-Kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) bersama Taman Posyandu Balita di Desa Pojok terus menunjukkan peran penting dalam menjaga kesehatan dan tumbuh kembang anak sejak dini. Melalui Posyandu Pojok 1, para kader secara rutin melaksanakan kegiatan penimbangan serta pemantauan perkembangan balita yang digelar setiap bulan di Balai Desa Pojok (5/3/2026).

Pada kegiatan terbaru, tercatat sebanyak 82 balita mengikuti pelayanan kesehatan yang meliputi penimbangan berat badan, pemantauan pertumbuhan, serta berbagai kegiatan edukatif yang dilaksanakan melalui Posyandu dan Taman Posyandu Balita. Kegiatan ini rutin digelar setiap bulan pada minggu pertama, tepatnya hari Kamis, dengan melibatkan kader posyandu serta dukungan tenaga kesehatan.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini juga didampingi oleh Bidan Desa, Dwi Wulandari, yang turut memberikan pelayanan kesehatan serta pemantauan tumbuh kembang balita. Ia bersama para kader posyandu aktif memberikan edukasi kepada para orang tua mengenai pentingnya pemantauan kesehatan anak secara rutin.

Kepala Desa Pojok, Ismiati, turut memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan Posyandu yang rutin dilaksanakan di desanya. Ia menyampaikan bahwa Posyandu menjadi salah satu ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak di tingkat desa.

Menurutnya, kegiatan Posyandu tidak hanya sekadar penimbangan balita, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi para orang tua agar lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan dan pemenuhan gizi anak sejak dini. Pemerintah Desa Pojok juga terus mendorong partisipasi aktif masyarakat agar membawa balitanya secara rutin ke Posyandu setiap bulan.

Selain penimbangan, kegiatan juga diisi dengan aktivitas di Taman Posyandu Balita yang memberikan ruang bagi anak-anak untuk belajar sambil bermain. Melalui kegiatan tersebut, balita tidak hanya mendapatkan pemantauan kesehatan, tetapi juga stimulasi perkembangan motorik, sosial, dan emosional yang penting bagi masa tumbuh kembang mereka.

Tttimbangan baita lmenjadi salah satu agenda utama dalam kegiatan posyandu. Data hasil penimbangan digunakan untuk memantau perkembangan berat badan serta mendeteksi secara dini apabila terdapat balita yang mengalami gangguan pertumbuhan atau berisiko mengalami stunting.

Para kader posyandu bersama Bidan Dwi Wulandari juga memberikan penyuluhan gizi kepada para orang tua, khususnya ibu balita. Penyuluhan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya asupan gizi yang seimbang, pola asuh yang baik, serta kebiasaan hidup sehat bagi anak sejak usia dini.

Dengan adanya kegiatan rutin Posyandu dan Taman Posyandu Balita ini, para orang tua diharapkan semakin aktif membawa anaknya untuk mengikuti pelayanan kesehatan setiap bulan. Pemantauan yang dilakukan secara berkala menjadi langkah penting dalam memastikan pertumbuhan anak berjalan optimal.

Kegiatan Posyandu Pojok 1 bersama Taman Posyandu Balita ini juga merupakan bagian dari upaya pencegahan stunting yang menjadi salah satu fokus program kesehatan pemerintah. Melalui pemantauan rutin, edukasi gizi, serta keterlibatan aktif masyarakat, diharapkan generasi masa depan dapat tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas

Keberadaan Posyandu dan Taman Posyandu Balita di tingkat desa menjadi bukti nyata bahwa pelayanan kesehatan dasar dapat berjalan efektif melalui peran aktif kader, tenaga kesehatan, pemerintah desa, serta partisipasi masyarakat dalam menjaga kesehatan ibu dan anak.(Frn)

Tags