Gempur Rokok Ilegal, Sinergi Pemkab Wonosobo Dan Bea Cukai Perkuat Perlindungan Masyarakat Serta Pen

Gempur Rokok Ilegal, Sinergi Pemkab Wonosobo Dan Bea Cukai Perkuat Per
05-May-2026 | sorotnuswantoro Wonosobo

Advetorial - Komitmen kuat dalam menekan peredaran rokok ilegal kembali ditegaskan oleh Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui pelaksanaan operasi gabungan pemberantasan Barang Kena Cukai (BKC) ilegal. Kegiatan ini merupakan bagian strategis dari optimalisasi pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas penerimaan negara.

Sebagai tindak lanjut kebijakan Kementerian Keuangan Republik Indonesia, operasi tahap awal digelar pada Kamis, 24 April 2026, dengan lokasi sasaran di wilayah Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo. Kegiatan ini menyasar sejumlah titik yang terindikasi menjadi jalur distribusi maupun penjualan rokok ilegal.

Sinergi Lintas Instansi, Wujud Komitmen Bersama

Operasi ini tidak berjalan sendiri. Kolaborasi lintas sektor menjadi kekuatan utama dalam upaya pemberantasan. Tim gabungan terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Wonosobo, Bea Cukai Magelang, Kejaksaan, Polres Wonosobo, serta Diskominfo Wonosobo.

Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Satpol PP Wonosobo, Rame Istakhori, menjelaskan bahwa pendekatan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga mengedepankan edukasi dan pembinaan kepada masyarakat.

“Hasil operasi menunjukkan adanya tiga toko yang terbukti menjual rokok ilegal, baik tanpa pita cukai maupun menggunakan pita cukai yang tidak sesuai peruntukan,” ungkapnya.

Edukasi sebagai Pilar Utama Pencegahan

Dalam pelaksanaannya, petugas tidak hanya melakukan penyitaan barang bukti, tetapi juga memberikan edukasi langsung kepada para pelaku usaha. Langkah ini dinilai penting guna meningkatkan kesadaran serta kewaspadaan terhadap peredaran produk ilegal.

Pendekatan humanis tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun budaya kepatuhan hukum di tengah masyarakat. Para pedagang diimbau untuk lebih selektif dalam menerima pasokan barang dan segera melaporkan jika menemukan indikasi pelanggaran.

Mengenali Rokok Ilegal, Lindungi Diri dan Lingkungan

Sebagai bentuk perlindungan kepada masyarakat, pemerintah juga mengedukasi ciri-ciri rokok ilegal, antara lain:

Tidak memiliki pita cukai resmi atau menggunakan pita cukai palsu

Tidak mencantumkan peringatan kesehatan bergambar

Tidak memuat informasi produksi dan kode produksi yang jelas

Dijual dengan harga jauh di bawah standar pasar

Tidak mencantumkan identitas produsen atau alamat pabrik

Memiliki kualitas tidak konsisten, baik dari segi rasa maupun aroma

Rokok ilegal tidak hanya merugikan negara dari sisi penerimaan cukai, tetapi juga berpotensi membahayakan kesehatan karena proses produksinya tidak terjamin.

Peran Strategis Bea Cukai dalam Pengawasan BKC

Perwakilan Bea Cukai Magelang, M. Adi Salam, menegaskan bahwa pihaknya terus memperkuat pengawasan serta penindakan terhadap peredaran BKC ilegal melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi lintas instansi. Partisipasi aktif masyarakat juga menjadi faktor penting dalam memutus mata rantai distribusi rokok ilegal,” jelasnya.

Barang Bukti Diamankan, Proses Hukum Berjalan

Seluruh barang bukti hasil temuan dalam operasi tersebut telah diamankan oleh petugas untuk diproses lebih lanjut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penegakan hukum ini diharapkan dapat memberikan efek jera sekaligus menjadi peringatan bagi pelaku usaha lainnya.

Dukungan Masyarakat, Kunci Keberhasilan

Keberhasilan pemberantasan rokok ilegal tidak terlepas dari peran serta masyarakat. Pemerintah Kabupaten Wonosobo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga peredaran barang kena cukai agar tetap sesuai aturan.

Pelaku usaha diimbau untuk tidak tergiur keuntungan sesaat dari penjualan produk ilegal. Sebaliknya, kepatuhan terhadap regulasi menjadi kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional.

“Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat, kita optimistis peredaran rokok ilegal dapat ditekan secara signifikan,” pungkasnya.

Tags