Hari Pendidikan Nasional 2026, Pemkab Bandung Barat Tegaskan Komitmen Perbaikan Mutu Pendidikan
Bandung Barat, 20 Mei 2026 – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 dengan penuh makna dan harapan. Kegiatan yang berlangsung hari ini menjadi momentum penting untuk membangkitkan semangat serta mewujudkan dunia pendidikan yang lebih maju dan berkualitas dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Dalam rangkaian acara tersebut, diselipkan momen strategis yaitu penandatanganan Pakta Integritas Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan utama di daerah, antara lain Bupati Bandung Barat, Kapolres Bandung Barat, Komandan Dandim, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, Kepala Kejaksaan Negeri, Kepala Pengadilan Negeri, serta jajaran Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat.
Beringkut Ungkapan PLT Disdik Edi Safrudi S Pd bahwa Melalui penandatanganan ini, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menegaskan komitmen bersama bahwa pelaksanaan SPMB tahun ini akan berjalan secara transparan, akuntabel, bebas dari praktik kolusi, korupsi, maupun nepotisme. Ketentuan jalur penerimaan pun tetap mengacu pada aturan resmi yang berlaku, yaitu terdiri dari empat jalur:
1. Jalur Domisili
2. Jalur Prestasi
3. Jalur Afirmasi
4. Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali
“Pakta Integritas ini menjadi bukti nyata keseriusan kami. Kami ingin memastikan setiap proses penerimaan murid baru berjalan adil dan sesuai peraturan yang berlaku,” tegas perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat.
Peringatan Hardiknas tahun ini juga menjadi wadah untuk menyampaikan harapan besar bagi kemajuan pendidikan di wilayah Bandung Barat. Pihaknya menargetkan peningkatan secara menyeluruh, meliputi peningkatan kompetensi dan kualitas pendidik, peningkatan mutu proses pembelajaran, serta pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan yang lebih layak. Hal ini bertujuan agar seluruh warga sekolah, baik guru maupun siswa, dapat melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan aman, nyaman, dan optimal.
Selain itu, Dinas Pendidikan juga memberikan pembaruan terkait pengisian kekosongan jabatan kepala sekolah. Saat ini terdapat sekitar 315 posisi kepala sekolah yang kosong di jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di seluruh wilayah Bandung Barat.
Proses pencetakan dan penentuan calon kepala sekolah telah selesai dilakukan dan kini sedang dalam tahap penyelesaian administrasi. “Masih ada mekanisme prosedur yang harus ditempuh sesuai ketentuan. Kami memohon kesabaran masyarakat. Insyaallah kami sedang berusaha secepat mungkin agar pengangkatan dan pelantikan kepala sekolah dapat segera terlaksana, bahkan diharapkan sudah dapat diselesaikan pada bulan ini juga,” tambahnya.
Dengan berbagai langkah nyata yang diambil, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berharap momentum Hari Pendidikan Nasional ini benar-benar menjadi titik awal kebangkitan pendidikan daerah yang lebih baik, bermutu, dan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat," Pungkasnya.
Kaperwil Jawa barat.