Rsud Dr. Iskak Bekali Tenaga Kesehatan Bahasa Isyarat, Perkuat Layanan Ramah Disabilitas

Rsud Dr. Iskak Bekali Tenaga Kesehatan Bahasa Isyarat, Perkuat Layanan
12-Jun-2026 | sorotnuswantoro Tulungagung

TULUNGAGUNG – RSUD dr. Iskak Tulungagung terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang inklusif bagi seluruh masyarakat. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah menggelar Pelatihan Bahasa Isyarat Dasar bagi tenaga medis dan non-medis, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Sabha Husada Bhakti Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan petugas dalam berkomunikasi dengan pasien penyandang disabilitas, khususnya tuna rungu.

Pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen RSUD dr. Iskak untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang setara, tanpa diskriminasi, sekaligus menghilangkan hambatan komunikasi yang masih kerap ditemui dalam proses pelayanan.

Plt Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD dr. Iskak, Sujianto, S.Kep., Ners., MMRS., mengatakan komunikasi merupakan aspek penting dalam pelayanan kesehatan. Menurutnya, informasi yang disampaikan pasien harus dapat diterima secara utuh agar tenaga kesehatan mampu memberikan penanganan yang tepat.

“Komunikasi yang baik menjadi kunci pelayanan kesehatan yang berkualitas. Keluhan pasien harus dapat dipahami dengan benar, termasuk bagi mereka yang memiliki keterbatasan pendengaran,” ujarnya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi dari Kustinah, S.Pd., guru SLB B Negeri Tulungagung yang berpengalaman mendampingi penyandang disabilitas. Selain teori, peserta juga dikenalkan dengan dua sistem bahasa isyarat yang digunakan di Indonesia, yakni Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI) dan Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO).

Materi yang diberikan tidak hanya sebatas pengenalan bahasa isyarat, tetapi juga praktik komunikasi yang sering ditemui dalam pelayanan rumah sakit. Mulai dari menyapa pasien, menanyakan identitas, menggali keluhan kesehatan, hingga memberikan arahan selama proses pemeriksaan.

Suasana pelatihan semakin interaktif ketika peserta mengikuti sesi simulasi bersama siswa SLB B Negeri Tulungagung. Melalui praktik langsung tersebut, para petugas dapat memahami tantangan komunikasi yang dihadapi penyandang disabilitas sekaligus meningkatkan empati dalam memberikan pelayanan.

Melalui kegiatan ini, RSUD dr. Iskak berharap seluruh petugas mampu memberikan pelayanan yang lebih responsif dan ramah disabilitas. Dengan komunikasi yang efektif, kebutuhan pasien dapat dipahami secara lebih tepat sehingga mendukung pelayanan kesehatan yang aman, nyaman, dan berkualitas.

RSUD dr. Iskak juga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi pelayanan publik yang inklusif, sehingga setiap warga memiliki kesempatan yang sama dalam memperoleh layanan kesehatan yang optimal dan bermartabat.

(Frn)

Tags