Uptd Latker Banten Gandeng 65 Perusahaan, 60 Persen Lulusan Terserap Dunia Kerja
Upaya mempercepat penyerapan tenaga kerja terus dilakukan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Latihan Kerja (Latker) Disnakertrans Provinsi Banten. Salah satunya dengan membangun kerja sama bersama puluhan perusahaan melalui Forum Komunikasi Lembaga Pemerintah dan Industri Daerah (FKLPID) Provinsi Banten.
Kepala UPTD Latker Disnakertrans Banten, Mohamad Bayuni, menyebutkan sedikitnya terdapat 65 perusahaan yang tergabung dalam forum tersebut. Kerja sama itu diarahkan agar peserta yang telah menyelesaikan pelatihan memiliki peluang lebih besar untuk langsung masuk ke dunia kerja.
Menurut Bayuni, perusahaan bahkan mulai dilibatkan ketika proses pelatihan masih berlangsung. Langkah tersebut dilakukan untuk mempertemukan kebutuhan industri dengan kompetensi peserta sesuai bidang keahlian yang dipelajari.
"Pertengahan pelatihan kita undang perusahaan untuk melakukan perekrutan sekaligus menyosialisasikan kebutuhan tenaga kerja," ujar Bayuni di Serang, Selasa.
Ia mengungkapkan, sekitar 60 persen lulusan pelatihan tercatat langsung bekerja setelah menyelesaikan program. Namun, angka tersebut berpotensi lebih tinggi karena tidak seluruh lulusan melaporkan perkembangan mereka setelah mengikuti pelatihan.
Selain bekerja di perusahaan, sebagian lulusan memilih menjadi wirausaha. Beberapa di antaranya melanjutkan usaha keluarga, seperti jasa rias pengantin dan usaha menjahit, sementara lainnya membuka usaha secara mandiri.
UPTD Latker Disnakertrans Banten sendiri menyelenggarakan pelatihan selama 25 hari atau setara 200 jam untuk masing-masing kejuruan. Peserta yang dinyatakan lulus akan memperoleh sertifikat internal serta sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Sertifikat kompetensi tersebut memiliki masa berlaku selama tiga tahun dan dapat digunakan untuk menunjang pengakuan kompetensi di negara-negara anggota ASEAN.
Namun, Bayuni menjelaskan terdapat pengecualian untuk kejuruan bahasa Jepang karena persyaratan kompetensinya berbeda. Pelatihan untuk bidang tersebut membutuhkan waktu minimal empat bulan agar memenuhi kualifikasi yang ditetapkan.
Saat ini, UPTD Latker Disnakertrans Banten tengah memberikan pelatihan kepada sekitar 192 peserta yang tersebar dalam 12 kejuruan.
Program tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan keterampilan masyarakat, tetapi juga memperbesar peluang mereka mendapatkan pekerjaan maupun mengembangkan usaha secara mandiri.
(*)