Kapolri Suyudi Ario Seto Pulang Kampung Ke Lebak, Ziarah Ke Makam Nenek
Kapolri Suyudi Ario Seto menyempatkan diri kembali ke Kabupaten Lebak, Banten, daerah yang memiliki ikatan sejarah dengan keluarganya. Dalam kunjungannya ke Kampung Lebak Picung, Rangkasbitung, Suyudi berziarah ke makam neneknya.
Kedatangan Suyudi ke kampung halaman keluarganya tersebut turut didampingi Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah serta KH Ahmad Izzudin, pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayah Lebak Picung.
Dengan suasana penuh khidmat, Suyudi bersama rombongan mendatangi makam keluarganya yang berada di sekitar kediaman keluarga. Doa dipanjatkan sebagai bentuk penghormatan sekaligus mengenang keluarga dan leluhur yang telah lebih dahulu berpulang.
Suyudi diketahui memiliki hubungan darah dengan keluarga di Rangkasbitung dari garis ibunya. Salah satu sosok yang memiliki hubungan erat dengan dirinya adalah Hj. Beti Anjani, yang makamnya berada di belakang rumah keluarga di kawasan tersebut.
Meski tidak menjalani masa kecilnya di Rangkasbitung, ikatan keluarga membuat wilayah tersebut tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup Suyudi. Kunjungannya kali ini menjadi momentum untuk kembali menyambangi keluarga sekaligus mengenang sejarah leluhurnya.
Kehadiran orang nomor satu di jajaran Kepolisian Republik Indonesia itu turut menarik perhatian warga. Sejumlah masyarakat tampak antusias menyaksikan kedatangan Suyudi di lingkungan Lebak Picung.
Aktivitas rombongan di sekitar lokasi juga sempat membuat arus lalu lintas mengalami kepadatan. Warga terlihat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melihat secara langsung sosok Kapolri yang diketahui memiliki akar keluarga di Rangkasbitung.
Bagi Suyudi, kunjungan tersebut bukan sekadar agenda perjalanan, melainkan kesempatan untuk kembali menyentuh jejak keluarga yang memiliki arti tersendiri dalam perjalanan hidupnya.
Ziarah ke makam nenek dan keluarga menjadi bagian dari momen pulang kampung Suyudi di Rangkasbitung, sekaligus menjadi bentuk penghormatan kepada para leluhur yang telah meninggalkan sejarah bagi keluarganya.
(Red)