Puskesmas Bandung Tulungagung Gelar Ckg Untuk 50 Pekerja Sppg Sukoharjo
Tulungagung-Petugas kesehatan dari Puskesmas Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesehatan masyarakat dengan menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi para pekerja SPPG Sukoharjo, Jumat (6/3/2016).
Kegiatan yang dilaksanakan sejak pagi tersebut menyasar sekitar 50 pekerja SPPG. Para pekerja mengikuti berbagai tahapan pemeriksaan kesehatan yang dipandu langsung oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Bandung.
Rangkaian pemeriksaan diawali dengan skrining mandiri, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan oleh tenaga medis. Pemeriksaan meliputi cek tekanan darah, cek gula darah, pemeriksaan kesehatan mata dan telinga, pengukuran tinggi serta berat badan, hingga pemeriksaan kesehatan umum. Dalam kondisi tertentu, petugas juga melakukan pemeriksaan laboratorium sederhana untuk memastikan kondisi kesehatan pekerja.
Selain pemeriksaan, tim kesehatan dari Puskesmas Bandung juga menyiapkan tindak lanjut bagi pekerja yang membutuhkan pemeriksaan ulang maupun pengobatan lebih lanjut. Sementara layanan tambahan seperti IFA juga disediakan bagi yang bersedia dan dapat dilanjutkan di puskesmas.
Pihak Puskesmas Bandung menyebut kegiatan CKG merupakan program rutin yang selama ini telah dilaksanakan di berbagai desa dalam wilayah kerja mereka sebagai upaya deteksi dini kondisi kesehatan masyarakat.
Menariknya, meski dilaksanakan di tengah bulan puasa, para pekerja tetap antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan hingga selesai.
Kepala Yayasan SPPG, Faris, menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan kesehatan tersebut tidak mengganggu aktivitas operasional dapur.
“Kegiatan produksi hingga pengiriman tetap berjalan seperti biasa karena itu sudah menjadi tugas dan kewajiban kami setiap hari. Untuk mendukung persiapan sertifikat layak izin, kami j yang mengajukan permohonan CKG melalui puskesmas kepada dinas kesehatan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Puskesmas Bandung kembali menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat, sekaligus memastikan para pekerja yang terlibat dalam pengolahan makanan tetap dalam kondisi sehat dan layak bekerja sesuai standar kesehatan.( Ferina)