Mabuk Miras Saat Ramadan, Dua Pemuda Di Kaliwungu Nekat Keroyok Anggota Polisi

Mabuk Miras Saat Ramadan, Dua Pemuda Di Kaliwungu Nekat Keroyok Anggot
09-Mar-2026 | sorotnuswantoro Kendal , Jawa Tengah

Dua pemuda di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, nekat mengeroyok anggota polisi saat berada di bawah pengaruh minuman keras pada Minggu (8/3/2026) dini hari. Aksi kekerasan yang terjadi saat bulan Ramadan itu berakhir dengan penangkapan keduanya oleh aparat kepolisian.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 WIB di Jalan KH Asyari, Desa Krajan Kulon, Kecamatan Kaliwungu. Saat itu jajaran Polsek Kaliwungu tengah melaksanakan patroli pengamanan kegiatan sahur untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Patroli dilakukan sebagai upaya mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, termasuk keributan maupun tawuran antar kelompok pemuda yang kerap terjadi pada malam hingga dini hari selama Ramadan.

Di tengah patroli, petugas menerima laporan warga terkait adanya keributan yang diduga melibatkan dua kelompok pemuda. Mendapatkan informasi tersebut, Kapolsek Kaliwungu AKP Nindya Putra Wahyu Nugroho bersama anggota segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.

Setibanya di tempat kejadian, sebagian pemuda yang berada di lokasi langsung membubarkan diri. Namun dua orang justru melakukan perlawanan ketika petugas mencoba melerai keributan yang terjadi.

Akibat kejadian tersebut, anggota Polsek Kaliwungu Brigadir Hendy Yusuf Setyawan menjadi korban pengeroyokan. Korban dipukul menggunakan tangan kosong hingga terjatuh, kemudian ditendang oleh pelaku sehingga mengalami luka memar di bagian kepala, wajah, dan tubuh.

Polisi kemudian berhasil mengamankan dua orang yang diduga sebagai pelaku. Keduanya yakni MS alias Baul, buruh harian lepas asal Desa Sumberejo, Kecamatan Kaliwungu, serta AF Febriyanto, warga Dusun Kandangan, Desa Krajan Kulon, Kecamatan Kaliwungu.

Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar mengatakan kasus tersebut telah ditingkatkan ke tahap penyidikan. “Setelah dilakukan pemeriksaan dan pendalaman, kasus ini kami naikkan ke proses penyidikan dan saat ini sudah ada dua tersangka,” ujarnya di Mapolres Kendal, Senin (9/3/2026).

Menurutnya, kedua pelaku diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat kejadian berlangsung. Mereka tersinggung ketika petugas datang melerai keributan sehingga melakukan pemukulan terhadap anggota polisi yang sedang menjalankan tugas.

Saat ini kedua tersangka telah ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga telah melakukan visum terhadap korban serta melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke tahap berikutnya.

Kapolres menambahkan, selama Ramadan pihaknya juga menggelar Operasi Pekat untuk menekan berbagai penyakit masyarakat seperti peredaran petasan ilegal, perjudian, minuman keras, narkoba, dan praktik prostitusi. “Kami mengimbau masyarakat menjaga kondusivitas selama Ramadan serta mengawasi anak-anak saat beraktivitas di luar rumah,” katanya.

Ia juga menegaskan patroli gabungan bersama unsur Forkopimcam akan terus ditingkatkan, terutama menjelang Lebaran. “Satu minggu sebelum Lebaran kami akan memperkuat patroli gabungan guna memastikan situasi keamanan tetap kondusif,” pungkasnya.(*)

Tags