Tmmd 2026 Hadirkan Harapan Baru Bagi Akses Jalan Warga Krangean

Tmmd 2026 Hadirkan Harapan Baru Bagi Akses Jalan Warga Krangean
16-Apr-2026 | sorotnuswantoro Purbalingga

PURBALINGGA — Bagi warga Desa Krangean, Dusun Batur, Kecamatan Kertanegara, Kabupaten Purbalingga, melintasi jalan rusak yang penuh tantangan telah lama menjadi bagian dari keseharian. Jalan berlubang, licin saat hujan, dan berdebu ketika kemarau bukan lagi hal baru bagi mereka.

Namun, di balik kondisi tersebut, harapan untuk memiliki akses jalan yang aman dan nyaman tidak pernah benar-benar pudar. Kini, harapan itu perlahan mulai menemukan titik terang.

Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler TA 2026 Kodim 0702 Purbalingga, perbaikan jalan desa menjadi salah satu prioritas pembangunan yang paling dinantikan masyarakat. Program ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan warga akan infrastruktur yang lebih layak.

Selama ini, kondisi jalan yang rusak parah kerap kali menyulitkan aktivitas warga. Jalan yang tidak rata dan berlubang membuat mobilitas baik untuk bekerja, bersekolah, maupun mengangkut hasil pertanian, menjadi terhambat, terutama saat musim hujan.

Syaifudin, salah satu warga Desa Krangean, mengungkap kondisi jalan tersebut sudah berlangsung cukup lama dan menjadi keluhan masyarakat.

“Kondisi jalan di sini sudah lama rusak parah, kalau dilewati motor atau mobil sering kesulitan, apalagi saat hujan dan malam hari. Sangat mengganggu aktivitas kami sehari-hari,” ujarnya, Senin (13/4/2026).

Meski demikian, ia mengaku optimistis dengan adanya rencana perbaikan jalan melalui program TMMD. Menurutnya, pembangunan ini akan membawa perubahan besar bagi kehidupan warga.

“Kami sangat bersyukur jalan ini akan diperbaiki. Harapannya nanti bisa lebih aman dan nyaman dilalui, sehingga aktivitas warga jadi lebih lancar,” tambahnya.

Saat ini, berbagai persiapan terus dilakukan menjelang pelaksanaan program. Sejumlah material pembangunan mulai didatangkan secara bertahap ke lokasi, dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat yang turut membantu proses penurunan hingga penataan material.

Keterlibatan warga tersebut menjadi wujud nyata semangat gotong royong yang tetap terjaga. Sinergi antara TNI dan masyarakat diharapkan dapat mendukung kelancaran pelaksanaan program TMMD hingga selesai.

Selain perbaikan jalan, dalam program ini juga direncanakan pembangunan fisik lain berupa pembangunan jembatan hingga rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) bagi sepuluh warga yang membutuhkan. Program dijadwalkan mulai dilaksanakan pada 22 April mendatang.
Melalui program TMMD ini, diharapkan tidak hanya infrastruktur desa yang semakin baik, tetapi juga mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat seiring dengan terbukanya akses yang lebih mudah, aman, dan lancar.

Tags