Hampir Keseluruhan Dapur Sppg Di Jepara Belum Punya Standar Ipal Dari Kementrian Lingkungan Hidup

Hampir Keseluruhan Dapur Sppg Di Jepara Belum Punya Standar Ipal Dari
14-May-2026 | sorotnuswantoro Jepara

Hampir Keseluruhan Dapur SPPG Di Jepara Belum Mempunyai Standar IPAL Dari Kementrian Lingkungan Hidup

Jepara, Rabu 13/5/2026.dari penelusuran awak media terhadap dapur SPPG yang sudah beroperasi di Jepara hampir kesemuanya belum memiliki standar pengolahan: Baku Mutu Dan Standar Teknologi Pengolahan Air Limbah Domestik Serta Pengelolaan Sampah Dari Usaha Dan / Atau Kegiatan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi. Jangan sampai hal itu nantinya mempengaruhi dari kualitas mutu dan standar higienis makanan bergizi yang diberikan kepada para penerima manfaat anak - anak generasi penerus bangsa dan juga para ibu hamil.

Lewat sambungan WA kepada ketua SPPG Wildan dan juga ketua satgas SPPG Jepara Gus Hajar yang juga sebagai Wakil Bupati Jepara . Sampai saat berita ini tayang belum ada jawaban baik lewat wa ataupun telepon.

Sejauh mana SPPG seluruh Jepara terkait pelaksanaan ketentuan serta aturan tentang

Baku Mutu dan Standar Teknologi Pengolahan Air Limbah Domestik Serta Pengelolaan Sampah Dari Usaha Dan/Atau Kegiatan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi.yang tercantum dalam

Keputusan menteri lingkungan Hidup kepala Badan pengendalian lingkungan hidup RI nomor 2760 Tahun 2025. Inilah konfirmasi awak media kepada kepala SPPG dan ketua satgas MBG Jepara di sela-sela diskusi dari hasil investigasi terhadap beberapa sampling dapur SPPG di Jepara.

Jangan sampai ini menjadi isu nasional Jepara dan mengorbankan progam nasional negara untuk menciptakan generasi-generasi unggul di masa depan.

Dan jangan sampai hal ini sampai ke pusat BGN dengan terbitnya surat pelaporan ke BGN pusat.

Dengan tidak dipenuhinya standar IPAL bisa berakibat juga keracunan masal yang terjadi selama ini dan juga untuk efek jangka panjang jangan sampai air Limbah buangan mencemari sumber air baku tanah yang mengandung logam-logam berat. Sehingga mengakibatkan Air baku tanah tidak layak dipakai untuk mandi apalagi di minum.

Kalau hal itu sampai terjadi siapa yang dirugikan lagi.tentunya masyarakat di lingkungan sekitar berdirinya dapur -dapur SPPG.

Media sorotnuswantoro

Tags