Benang Kusut Dan Ruwet, Tragedi Maraknya Galian C Ilegal Di Jepara

Benang Kusut Dan Ruwet, Tragedi Maraknya Galian C Ilegal Di Jepara
03-Jun-2026 | sorotnuswantoro Jepara

Benang kusut Dan Ruwet, Tragedi Maraknya Galian C Ilegal Di Jepara

Jepara – Seorang perempuan yang mengaku sebagai oknum wartawan berinisial YL dilaporkan mendatangi lokasi galian C di Desa Ngabul, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, pada Jumat (29/5/2026). Kedatangannya disebut menimbulkan keresahan di kalangan pekerja dan pihak pengelola lokasi.

Menurut Nara sumber yang tidak berani disebutkan namanya sebut saja "AL" Mengatakan selama beroperasi cut an fiil selama kira-kira 11 hari. Hampir 75 persen tanah cut and fiil itu di buang ke pabrik milik pengusaha penggergajian di kelurahan karang kebagusan kecamatan Kota.

Dan yang lebih ironi dan menyedihkan bahwa diduga ada mobil oknum APH datang lewat didepan galian c ilegal, Trus salah satu pekerja menyerahkan sejumlah uang lewat kaca jendela mobil APH yang tertutup setelah itu mobil tersebut jalan meninggalkan lokasi galian c ilegal.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, YL diduga meminta sejumlah uang kepada mandor galian C dengan nada tinggi. Bahkan, YL disebut sempat melontarkan ancaman akan menghubungi aparat penegak hukum apabila permintaannya tidak dipenuhi.dan apabila oknum "YL" udah dianggap meresahkan dan melakukan pemerasan dan pungli, Agar masyarakat mengamankan dan di bawa ke polsek setempat. Biar bisa di tahan dan di proses. Demi kondusifitas kabupaten Jepara.

“Kalau tidak dikasih, saya telepon kasat,” ujar YL seperti disampaikan sumber di lokasi.

Ada cerita unik dan lucu serta memilukan juga memalukan, Nara sumber sebut saja"LP" Yang juga seorang wartawan mendapat undangan pres reles di salah satu desa. Pihak desa meminta 3 orang pewarta, Tanpa di barengi ada angin ribut oknum "YL" datang dengan gaya yang perlente dan sangat mewah, pakaian rapi, Sepatu cat warna merah membara, kacamata 2 pasang sekaligus ada yang ukuran besar dan juga kecil yang digantung di baju bagian depan seperti bintang penyanyi dangdut.datang langsung salaman sana sini, Ketawa ketiwi seakan bak selebriti yang lagi tenar dan naik daun. Di akhir acara pihak desa memanggil "LP" Dan memberikan amplop untuk jasa peliputan.

Eh eh tanpa intruksi "YL" masuk dan menemui pihak desa dan meminta amplop juga, Karena "YL" Memaksa dan bicara dengan keras" Saya ini wartawan anda jangan macam-macam, Nanti saya beritakan sampeyan.

Ada salah satu warga nyeletuk sebut saja, "M" wong iku wartawan temen tah orak sih, Kok moro-moro jaluk duwit 100 ewu. Kok koyok wartawan ogah(cepek dulu dong). dan beberapa masyarakat yang tahu celotehan "M" Ikut tertawa.

Sejumlah pihak yang mengetahui kejadian tersebut mengaku merasa tidak nyaman atas tindakan yang dilakukan YL. Informasi yang beredar di kalangan Media dan pihak terkait menyebutkan bahwa kedatangan perempuan tersebut dinilai meresahkan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak YL terkait dugaan tersebut.

Masyarakat juga diimbau untuk tetap menghormati profesi wartawan yang bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, serta tidak melakukan tindakan yang dapat mencoreng nama baik profesi pers.

Media sorotnuswantoro

Tags