Rapat Paripurna Hut Ke 19 Bandung Barat: Tekad Perbaikan Berkelanjutan Dan Kemandirian Daerah

Rapat Paripurna Hut Ke 19 Bandung Barat: Tekad Perbaikan Berkelanjutan
20-Jun-2026 | sorotnuswantoro Bandung

BANDUNG BARAT – Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Bandung Barat berlangsung khidmat dan sarat makna, Jumat (19/6/2026). Kegiatan ini menjadi momen refleksi sekaligus penguatan komitmen bersama antara eksekutif, legislatif, dan seluruh elemen masyarakat untuk terus bergerak maju mewujudkan Bandung Barat yang lebih baik, mandiri, dan sejahtera.

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, H. Muhammad Mahdi, S.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa usia 19 tahun bukan sekadar hitungan waktu, melainkan sebuah fase kedewasaan. Di usia ini, daerah diharapkan semakin matang dalam menentukan arah pembangunan yang terencana, berkelanjutan, dan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

“Usia ke-19 ini adalah masa pendewasaan. Sudah saatnya kita membangun dengan langkah yang lebih terukur, tidak tergesa-gesa, namun tetap konsisten menciptakan perubahan nyata. Semua kebijakan harus berujung pada peningkatan kesejahteraan seluruh warga Bandung Barat,” ujar Mahdi di hadapan peserta rapat.

Antusiasme dan dukungan yang kuat terlihat jelas dalam peringatan tahun ini. Kehadiran unsur Pemerintah Daerah, anggota DPRD, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan organisasi, hingga warga umum menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan gotong royong masih menjadi modal utama pembangunan daerah. Salah satu hal yang mendapatkan apresiasi luas adalah penggunaan Bahasa Sunda dalam berbagai rangkaian acara. Hal ini dinilai penting sebagai upaya melestarikan identitas budaya dan kearifan lokal yang menjadi ciri khas masyarakat Bandung Barat.

Semangat Perbaikan Harus Terus Dijaga

Lebih lanjut, Ketua DPRD menekankan bahwa peringatan hari jadi harus menjadi titik tolak untuk terus melakukan perbaikan di segala bidang. Ia mengingatkan bahwa kemajuan tidak akan tercapai tanpa adanya tekad untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya.

“Prinsipnya sederhana: hari ini harus lebih baik dari kemarin, dan esok harus lebih baik dari hari ini. Semangat perbaikan yang berkelanjutan harus menjadi landasan utama kita bekerja. Jangan pernah merasa puas dengan apa yang sudah dicapai, karena masih banyak aspek yang bisa ditingkatkan,” tegasnya.

Di usia yang semakin dewasa, Bandung Barat dituntut untuk semakin matang dalam tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, hingga pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia. Salah satu fokus utama yang terus didorong adalah peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, mengingat hal tersebut merupakan kebutuhan dasar yang paling mendesak dirasakan oleh masyarakat.

Capaian Positif dan Harapan ke Depan

Mahdi juga menyoroti sejumlah capaian positif yang telah diraih pemerintah daerah dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu yang paling membanggakan adalah keberhasilan mempertahankan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan keuangan daerah telah berjalan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Capaian tersebut, menurutnya, menjadi modal penting untuk membangun kepercayaan publik. Namun, ia mengingatkan bahwa masih ada tantangan yang harus dihadapi bersama. Oleh karena itu, seluruh elemen diminta untuk terus memperkuat kolaborasi dan sinergi, serta menjaga amanah yang telah diberikan rakyat.

“Melalui momentum HUT ke-19 ini, mari kita satukan langkah. Jaga amanah, perkuat kerja sama, dan terus berinovasi. Harapan kita, Bandung Barat dapat tumbuh menjadi daerah yang mandiri, maju, dan mampu memberikan kesejahteraan yang adil dan merata bagi seluruh warganya,” pungkasnya.

Dengan semangat kebersamaan yang tinggi, Rapat Paripurna ini diharapkan menjadi awal yang baik untuk melangkah menuju pembangunan yang lebih berkualitas di tahun-tahun mendatang.

Peliput. D arb.& Imam

Tags