Edi Rusyandi Terpilih Secara Aklamasi Pimpin Golkar Bandung Barat
BANDUNG BARAT, 2 Agustus 2026 – Musyawarah Daerah (Musda) V Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat yang digelar di Hotel Mason Pine, Kota Baru Parahyangan, Padalarang pada Minggu (2/8/2026) mencatat sejarah baru bagi pergerakan partai beringin di daerah ini. Acara yang berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaan ini secara resmi menetapkan Edi Rusyandi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat periode mendatang secara aklamasi.
Kepemimpinan Edi Rusyandi ini menjadi momen yang istimewa, mengingat beliau adalah adik kandung dari Ketua DPD Golkar Bandung Barat sebelumnya, Dadan Supardan. Transisi kepemimpinan ini pun disambut luas sebagai transisi yang ibarat "turun ranjang" dari kakak kepada adik, berjalan dengan sangat harmonis tanpa gejolak maupun persaingan internal yang memecah belah kesatuan kader.
Berdasarkan hasil verifikasi yang telah dilakukan bersama antara Panitia Pengarah atau Steering Committee (SC) Golkar Kabupaten Bandung Barat dengan jajaran pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat, Edi Rusyandi dinyatakan lolos seluruh persyaratan dan merupakan satu-satunya calon yang memenuhi syarat. Hal ini kemudian menjadi dasar dilakukannya penetapan secara aklamasi tanpa proses pemungutan suara.
Rangkaian Musda V ini berlangsung sangat kondusif, bahkan disebut-sebut sebagai salah satu pelaksanaan Musda paling tenang dan penuh kedewasaan di wilayah Jawa Barat. Tidak adanya calon penantang lain membuktikan tingginya kepercayaan seluruh elemen kader Golkar di Bandung Barat terhadap figur Edi Rusyandi serta komitmen partai untuk menjaga persatuan dan kesinambungan program kerja yang telah berjalan.
Sebelum masuk ke sidang penetapan ketua baru, rangkaian kegiatan diawali dengan kegiatan pendidikan politik yang diikuti lebih dari seribu kader Golkar yang berasal dari seluruh tingkatan, mulai dari desa hingga kecamatan. Kegiatan ini bertujuan memperkokoh pemahaman ideologi partai serta memperkuat peran kader dalam menyuarakan aspirasi masyarakat di wilayah masing-masing.
Acara Musda ini juga berlangsung semarak dengan kehadiran berbagai tokoh lintas elemen. Hadir secara langsung Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat, Daniel Mutaqin Syafrudin beserta jajaran pengurus provinsi. Turut hadir Wakil Bupati Bandung Barat H. Asep Ismail, Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bandung Barat, Anggota DPR RI Dadang Naser, para anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat serta anggota DPRD Provinsi Jawa Barat.
Kehadiran tamu undangan juga melintasi batas kepentingan partai, yang menunjukkan kedewasaan berdemokrasi di Bandung Barat. Tampak hadir Ketua DPC Partai Gerindra Hj. Pipih Supriyati, Ketua DPC PKB Sandi Supiyandi, perwakilan Partai Amanat Nasional H. Wahyu, serta Ketua DPC PDI Perjuangan Bandung Barat sekaligus Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Tuti Turmayanti yang hadir didampingi politisi senior PDI Perjuangan H. Pamriadi beserta istri.
Selain itu, hadir pula tokoh masyarakat dan politisi senior H. Jamu Kerta Budi yang juga menjabat sebagai dosen di Universitas Nurul Islam (UNUR), Ketua P4 Kabupaten Bandung Barat Yacob beserta jajaran, para pemuka agama, serta perwakilan berbagai organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Bandung Barat. Seluruh tamu undangan tampak duduk bersama dalam suasana akrab dan penuh persaudaraan, tanpa sekat afiliasi partai maupun latar belakang.
Dalam kesempatan tersebut, suasana hangat semakin terasa ketika seluruh peserta secara serentak memberikan tepuk tangan panjang menyambut terpilihnya Edi Rusyandi. Momentum ini sekaligus menjadi bukti bahwa persaingan politik yang sehat tidak harus melahirkan perpecahan, melainkan dapat dijalin dalam ikatan persaudaraan yang kokoh demi kemajuan Kabupaten Bandung Barat.
Dengan terpilihnya kepemimpinan yang baru ini, seluruh elemen berharap Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat dapat semakin berperan aktif, melanjutkan program-program yang bermanfaat bagi rakyat, serta semakin kokoh menjadi mitra yang konstruktif bagi pemerintah daerah dalam membangun Bandung Barat yang lebih maju, adil, dan sejahtera.
Kaperwil.