Menuju Pilkada 2029, Pamriadi Buka Sinyal Koalisi Besar Pdip Bersama Golkar Dan Pkb

Menuju Pilkada 2029, Pamriadi Buka Sinyal Koalisi Besar Pdip Bersama G
02-Aug-2026 | sorotnuswantoro Bandung Barat

BANDUNG BARAT, 2 Agustus 2026 – Peta dinamika politik Kabupaten Bandung Barat menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2029 mulai terlihat lebih jelas dan terbuka. Bakal calon Bupati Bandung Barat yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Pamriadi, secara resmi dan terbuka menyampaikan kesiapannya untuk membangun koalisi besar yang melibatkan Partai Golkar serta Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam ajang kontestasi lima tahun mendatang.

Pernyataan politik yang penting ini disampaikan langsung oleh Pamriadi saat menghadiri acara puncak Musyawarah Daerah (Musda) V DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat, yang berlangsung di Hotel Mason Pine, Kota Baru Parahyangan, Padalarang pada Minggu (2/8/2026). Kehadirannya dalam forum internal partai lain ini pun dinilai sebagai langkah awal yang nyata dalam menjalin komunikasi politik yang erat lintas kepentingan partai, guna menyatukan visi demi kemajuan bersama di Bandung Barat.

Pamriadi sendiri selain dikenal sebagai tokoh masyarakat dan politisi senior di wilayah ini, juga saat ini menjabat sebagai Ketua Harian Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Provinsi Jawa Barat. Ia menegaskan bahwa langkah membuka peluang kerja sama ini didasari atas amanah yang diterima dari partai.

Sebagai putra asli dan tokoh asli Bandung Barat, sekaligus kader yang telah secara resmi diperintahkan oleh Ketua DPC PDIP Kabupaten Bandung Barat untuk maju sebagai bakal calon Bupati pada Pilkada 2029 mendatang, pada prinsipnya saya sangat siap dan terbuka untuk bekerja sama dengan siapa saja. Tanpa terkecuali, tentu juga bersama kader-kader potensial Partai Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa, serta partai-partai lain yang memiliki visi dan misi yang sejalan untuk memajukan daerah ini," tegas Pamriadi saat berbicara di hadapan awak media di lokasi acara.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tawaran koalisi besar ini bukan sekadar hitungan kekuatan politik semata, melainkan didorong oleh kebutuhan untuk menyatukan energi, gagasan, serta dukungan seluas-luasnya dari berbagai elemen. Hal ini bertujuan agar nantinya dapat lahir kepemimpinan yang kuat, stabil, dan mampu melanjutkan serta mempercepat pembangunan yang telah dirintis di Kabupaten Bandung Barat selama ini.

Kehadiran Pamriadi dalam Musda Golkar yang sekaligus melantik ketua baru ini pun menjadi bukti nyata adanya ikatan persaudaraan dan kedewasaan berdemokrasi di kalangan pimpinan partai politik di Bandung Barat. Meskipun berbeda afiliasi partai, namun kesadaran untuk bersinergi demi kepentingan masyarakat dan kemajuan daerah diletakkan di atas kepentingan kelompok masing-masing.

Sampai saat ini, respon resmi dari Partai Golkar maupun PKB terkait tawaran koalisi ini belum disampaikan secara khusus. Namun, dinamika yang terjadi menunjukkan bahwa proses pendekatan dan konsolidasi antarpihak diperkirakan akan semakin intens dilakukan seiring berjalannya waktu menuju tahun politik 2029. Masyarakat Bandung Barat pun berharap pertemuan-pertemuan semacam ini senantiasa melahirkan komitmen nyata untuk melayani kepentingan rakyat, bukan sekadar untuk meraih kekuasaan belaka.

Tags