Pemkab Bandung Barat Resmi Melepas Ekspor Kopi Tangkuban Perahu,4 Ton Kopi Lembang Menuju Arab Saudi

Pemkab Bandung Barat Resmi Melepas Ekspor Kopi Tangkuban Perahu,4 Ton
29-Aug-2026 | sorotnuswantoro Bandung Barat

BANDUNG BARAT, Sabtu 29 Agustus 2026 — Pemerintah Kabupaten Bandung Barat secara resmi melepas ekspor produk unggulan kopi Tangkuban Perahu hasil bumi lokal dari Lembang pada Sabtu (29/8/2026). Kegiatan pelepasan ekspor ini menjadi bukti nyata meningkatnya kualitas produk pertanian dan UMKM Bandung Barat yang kini mampu menembus pasar internasional.

Acara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bandung Barat, H. Asep Ismail, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bandung Barat, Lukman Hakim, Kepala Bea Cukai Provinsi Bandung, Sutikno beserta jajaran, Camat Lembang, Bambang Eko, para pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan Bank Indonesia Cabang Bandung, Jawa Barat.

Kegiatan diawali dengan sambutan sekaligus paparan dari Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Lukman Hakim, yang menjelaskan persiapan hingga proses pelepasan ekspor kopi asal Lembang. Dilanjutkan dengan pemaparan oleh pengusaha kopi lokal dari Cibodas, Lembang, yang memaparkan seluruh rangkaian proses mulai dari penanaman bibit kopi hingga masa panen, serta pengolahan pasca-panen hingga menjadi produk siap ekspor.

Produk kopi Tangkuban Perahu ini kini resmi menembus pasar luar negeri, antara lain ke Amerika Serikat, Eropa, dan Timur Tengah, salah satunya Arab Saudi. Produk unggulan UMKM Bandung Barat ini dinilai memiliki kualitas yang sangat baik, bahkan telah meraih prestasi Juara 1 di tingkat nasional dan siap menjadi produk unggulan Jawa Barat sekaligus mendunia.

Salah satu varian unggulan yang diekspor adalah Tona's Coffee, berupa kopi Arabika dengan merek tetap mempertahankan nama legendaris Coffee Arjuna, yang telah berdiri sejak tahun 2008.

Wakil Bupati Bandung Barat, H. Asep Ismail, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi. "Kehadiran saya di hari libur ini mewakili Bupati Bandung Barat, Jeje Ricis Ismail, untuk melepas ekspor kopi dari petani Lembang, tepatnya dari Cibodas. Tonase yang dikirimkan sebanyak 4 ton menuju Arab Saudi. Ini sesuatu yang sangat membanggakan bagi kami, terutama pasar baru di kawasan Timur Tengah. Mudah-mudahan ke depannya produk ini terus berkembang dan tahun depan bisa menembus pasar Jepang. Terima kasih kepada Bea Cukai Provinsi atas dukungan dan kemudahan bagi UMKM Bandung Barat," ujar Wabup H. Asep Ismail.

KoPerwakilan Bank Indonesia Cabang Bandung, Muslimin Anwar, menyampaikan dukungan penuh lembaganya terhadap pengembangan UMKM agar mampu naik kelas. "Ekspor merupakan kelas tertinggi dari pembinaan UMKM. Kami membina UMKM melalui program terstruktur, salah satunya Export Coaching berdurasi 3–8 bulan agar pelaku usaha benar-benar memahami proses produksi hingga mekanisme ekspor. Dukungan pendampingan dan fasilitasi terus kami berikan. Alhamdulillah, hari ini salah satu hasilnya terwujud — kopi Arjuna atau Tona's Coffee berhasil diekspor ke Arab Saudi. Ini bukan hanya kerja Bank Indonesia, melainkan sinergi bersama Pemkab Bandung Barat, Bea Cukai, dan seluruh pihak yang bersinergi mendorong UMKM terus melangkah ke pasar global," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bea Cukai Bandung, Sutikno, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendukung penuh para pelaku UMKM di seluruh wilayah agar produk lokal dapat dengan mudah menembus pasar internasional melalui pelayanan dan kemudahan proses kepabeanan yang diperlukan.

Dengan terselenggaranya pelepasan ekspor ini, diharapkan semakin membangkitkan semangat petani dan pelaku usaha di Bandung Barat untuk terus meningkatkan kualitas produk, sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Bandung Barat sebagai salah satu sentra penghasil kopi berkualitas nasional yang mendunia.

Tags