Etk Kwarda Jateng Meriah Di Kaligondang, Pramuka Hadirkan Aksi Nyata

Etk Kwarda Jateng Meriah Di Kaligondang, Pramuka Hadirkan Aksi Nyata
05-Sep-2026 | sorotnuswantoro Kabupaten Purbalingga

PURBALINGGA — Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah 2026 melintasi Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, Sabtu (5/9/2026). Tak hanya berlangsung semarak, kegiatan tersebut diwarnai aksi sosial dan lingkungan yang melibatkan Pramuka bersama masyarakat.

Rangkaian ETK diawali timbang terima dari Kwarran Kejobong kepada Kwarran Kaligondang di Balai Desa Penolih sekitar pukul 12.30 WIB. Prosesi disaksikan dewan juri Kwarda Jawa Tengah dan Kwarcab Purbalingga.

Dari Penolih, Tunas Kelapa dibawa pasukan ETK Kwarran Kaligondang melalui dua etape. Etape pertama menuju Lapangan Desa Kaligondang, kemudian dilanjutkan menuju SMP Santo Borromeus, Kelurahan Bancar, untuk diserahterimakan kepada Kwarran Purbalingga.

Ketua Kwarran Kaligondang, Kak Suparman, mengatakan ETK tidak semestinya dimaknai sebatas perjalanan membawa simbol Gerakan Pramuka.

“ETK bukan sekadar estafet Tunas Kelapa, tetapi momentum untuk menghidupkan semangat persaudaraan, pengabdian, dan kepedulian. Karena itu, kami ingin setiap langkah dalam ETK memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Suparman.

Semarak ETK terlihat dari keterlibatan Pramuka Penegak SMK Negeri 1 Kaligondang serta Pramuka Penggalang SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 Kaligondang. Mereka didukung Kamabigus dan pembina pangkalan se-Kwarran Kaligondang, tim drumband MI Muhammadiyah 1 Slinga dan MI Islamiyah Slinga, organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan, serta warga.

Pengamanan perjalanan melibatkan personel Polsek dan Koramil Kaligondang. Sejumlah sekolah dari jenjang SD/MI hingga SMK juga menyambut rombongan di sepanjang rute. Warga turut memberikan makanan secara gratis di sejumlah titik.

Kamabiran Kaligondang sekaligus Camat Kaligondang, Kak Setyo Iman Santosa, S.Kom., M.PA., mengatakan keterlibatan lintas unsur menjadi kekuatan penting dalam pelaksanaan ETK.

“ETK menjadi ruang untuk memperkuat sinergi antara Gerakan Pramuka, pemerintah, sekolah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat. Kebersamaan ini harus terus dijaga agar Pramuka semakin hadir dan bermanfaat di tengah masyarakat,” kata Setyo.

Diisi Aksi Sosial dan Lingkungan

Semangat pengabdian juga diwujudkan melalui sejumlah kegiatan bakti. Kwarran Kaligondang menggelar sarasehan, cek kesehatan gratis, bakti sosial, dropping air bersih, program lingkungan bersih, Kali Bersih dan penebaran benih ikan.

Kegiatan lainnya berupa bersih rumah ibadah, penanaman pohon, pembagian alat tulis bagi siswa kurang mampu, serta donor darah.

Suparman mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya menerjemahkan nilai ETK dalam bentuk aksi nyata.

“Kami ingin semangat ETK tidak berhenti ketika Tunas Kelapa diserahterimakan. Setelah estafet selesai, semangat untuk ngopeni, nglakoni, dan mengabdi harus tetap berjalan,” ujarnya.

ETK 2026 merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kwarda Jawa Tengah. Tahun ini, Hari Pramuka mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil, dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.”

Setelah menuntaskan dua etape di wilayah Kaligondang, Tunas Kelapa diserahterimakan kepada Kwarran Purbalingga di SMP Santo Borromeus. Selanjutnya, perjalanan ETK diteruskan sesuai rute Kwarda Jawa Tengah.

Bagi Kwarran Kaligondang, ETK menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa Gerakan Pramuka tidak hanya hadir dalam kegiatan kepramukaan, tetapi juga melalui aksi sosial, kepedulian lingkungan, dan pengabdian langsung kepada masyarakat. (RP)

Tags