30 Warga Nyalindung Siap Relokasi Usai Banjir, Dapat Bantuan Total 55 Juta Dari Bjb Csr Dan Bupati

30 Warga Nyalindung Siap Relokasi Usai Banjir, Dapat Bantuan Total 55
29-Dec-2025 | sorotnuswantoro Bandung

Senin 29/12/2025, Kades Nyalindung, Oo Supriatna, menyampaikan bahwa warga Desa Nyalindung yang sering mengalami banjir pada bulan lalu akan mendapatkan bantuan dari Gubernur dan Bupati Bandung Barat. Meskipun awalnya ada usulan untuk memindahkan warga ke lahan Desa, ternyata lahan tersebut tidak layak untuk hunian.

Sebelumnya, terdapat 47 warga yang terkena dampak banjir, namun hanya 30 di antaranya yang bersedia direlokasi. Alhamdulillah, melalui CSR Bank BJB, warga menerima bantuan sebesar 40 juta rupiah yang juga digunakan untuk pembelian tanah. Tanah yang dibeli tidak terlalu jauh dari lokasi semula dan harganya masih terjangkau, dengan pemberian 50 meter persegi per orang. Selain itu, Bupati Bandung Barat, Pak Jeje Ricthie, ismail menambahkan bantuan 15 juta rupiah per KK, sehingga total bantuan yang diterima setiap keluarga adalah 55 juta rupiah.

Rumah untuk relokasi sudah mulai terlihat bentuknya dan tinggal menentukan letaknya. Beberapa warga bahkan sudah selesai memindahkan diri dari rumah lama yang sering kena banjir, meskipun lokasi baru agak jauh dan "ngeblong" (terbengkalai). Warga yang sudah pindah kini merasa bergembira, dan pihak desa terus menghimbau semua warga untuk waspada karena musim hujan sudah mulai tiba.

Kades menjelaskan bahwa awalnya dia mengakui tidak memiliki lahan Desa yang cocok untuk relokasi, karena lahan yang ada termasuk zona merah menurut penelitian Badan Geologi dan ITB. Oleh karena itu, bantuan dari BJB yang awalnya direncanakan untuk pembangunan di Tanah Kas Desa (TKD) dialihkan untuk pembelian tanah pribadi, yang lebih baik karena warga bisa memilikinya secara penuh dan menurunkan kepada keturunan, bukan hanya menyewa selamanya. Setiap rumah yang dibangun akan memiliki dapur, kamar, dan ruang tamu yang cukup.

Relokasi 30 warga tersebut dibagi menjadi 20 orang di RW 13 RT 1 dan 10 orang di RW 14 serta RW 5. Tanah yang dipilih sudah memiliki sertifikat dan dianggap benar-benar aman. Untuk wilayah RW 14 yang sebelumnya terkena banjir parah, rencananya akan dilakukan penghijauan dan kemungkinan dikembalikan menjadi sawah, serta perbaikan jalan yang sama untuk semua warga.

"Warga yang tidak mau pindah sebagian besar berada di wilayah RW 13 yang masih dalam kategori aman, hanya mengalami pelintas air saja, sedangkan yang di RW 14 semua perlu relokasi karena kerusakan yang cukup parah," ungkap Kades. Dia juga menambahkan bahwa masyarakat yang relokasi juga turut berkontribusi dengan membawa bahan seperti kayu sendiri, sehingga proses pembangunan bisa berjalan lebih lancar. Insyaallah, bantuan yang diterima akan cukup untuk memenuhi kebutuhan hunian warga.

Pungkasnya

Peliput. Kaperwil Jabar

Tags