Masjid Agung Lintang Astha Adakan Tabligh Akbar Peringatan Isra Mi'raj 1447 H 2026 M
Bandung Barat, Sabtu (17/01/2026) – Masjid Agung Lintang Astha berlokasi di Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, menggelar acara Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Isra Mi'raj Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam tahun 1447 Hijriyah. Acara yang diselenggarakan di Dadulintan tersebut menghadirkan narasumber dari kalangan pengasuh pondok pesantren serta tokoh agama lokal.
Adapun pemateri utama dalam Tabligh Akbar kali ini adalah Bapak Ustad Dudi Badrudin, pengasuh pondok pesantren dari Garut. Selain itu, juga menghadirkan Bapak Ustad Purnama dari Ngamprah yang juga memiliki pondok pesantren sendiri. Hadir dalam acara tersebut tidak hanya umat masyarakat sekitar, melainkan juga perwakilan dari pemerintah setempat mulai dari tingkat Desa Sukatani, Desa Ngamprah, hingga Kecamatan Padalarang. Tak lupa, perwakilan dari Polsek Padalarang juga turut menghadiri sebagai bentuk dukungan dan pengamanan acara.

Dalam kesempatan tersebut, Hj. Tati Hernawati selaku Ketua Panitia Peringatan Isra Mi'raj sekaligus istri pimpinan Masjid Agung Lintang Astha menyampaikan bahwa keluarga besar Masjid Agung Lintang Astha telah menyelesaikan puncak rangkaian peringatan Isra Mi'raj Kanjeng Nabi Muhammad Saw yang sebelumnya telah diadakan dalam 226 sesi pada hari Selasa lalu. "Alhamdulillah, rangkaian acara telah berjalan dengan lancar. Sebelumnya juga telah diadakan festival sholawatan yang hanya diikuti oleh keluarga besar masjid saja, tidak membuka peserta dari luar karena waktu yang sangat mepet mengingat kita akan segera memasuki bulan suci Ramadhan," jelasnya.
Hj. Tati Hernawati menambahkan bahwa persiapan berbagai acara besar agama memang selalu sangat padat di Masjid Agung Lintang Astha. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada kedua narasumber yang telah memberikan ceramah yang penuh makna. "Harapannya, kedepannya Masjid Agung Lintang Astha dapat lebih mandiri dan berdiri dengan kuat sesuai dengan pesan yang disampaikan oleh para ustadz. Kita berencana untuk menyediakan fasilitas yang lebih baik, misalnya untuk orang yang mungkin tiba atau terlambat sehingga harus menginap malam," ujarnya.

Ia juga mengungkapkan perkembangan yang telah dicapai oleh masjid, salah satunya adalah berhasil membangun panggung permanen sehingga tidak perlu lagi menyewa panggung setiap ada acara. "Kami sudah bisa membikin panggung sendiri, jadi ini adalah panggung permanen yang akan tetap ada di sini untuk keperluan acara-acara mendatang," jelasnya dengan bangga.
Berbicara mengenai rencana pengembangan, Hj. Tati Hernawati menyampaikan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan untuk membangun fasilitas penginapan di belakang area masjid. Meskipun sebelumnya ada usulan untuk membangun pondok pesantren, namun berdasarkan kesepakatan dengan Pak Burhan (pimpinan terkait), hal tersebut tidak akan dilakukan karena bukan menjadi dasar utama dari kegiatan masjid. "Sebenernya ada usulan untuk membuat pondok pesantren di belakang, tapi sejujurnya tidak akan dibuat karena fokus kita bukan sebagai lembaga pendidikan pesantren. Namun, untuk penginapan bagi orang yang lewat dan perlu menginap malam, insyaallah saya akan membicarakannya dengan Pak Burhan untuk membuat kamar-kamar beserta fasilitas kamar mandi yang dekat dan nyaman. Tujuannya agar mereka tidak perlu menginap di dalam masjid, meskipun sebelumnya memang pernah dilakukan. Kita akan berusaha menyediakan fasilitas yang lebih baik," paparnya.

Akhirnya, Hj. Tati Hernawati mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan acara Tabligh Akbar peringatan Isra Mi'raj tahun ini, mulai dari narasumber, panitia, pemerintah setempat, hingga seluruh umat yang telah hadir dan berpartisipasi aktif," pungkasnya.
Peliput. Kaperwil jabar