Rsdp Serang Bantah Tuduhan Penelantaran Pasien Di Igd, Pastikan Seluruh Pasien Tetap Ditangani

Rsdp Serang Bantah Tuduhan Penelantaran Pasien Di Igd, Pastikan Seluru
17-Apr-2026 | sorotnuswantoro Serang,Banten

Manajemen RSUD dr. Drajat Prawiranegara membantah tudingan adanya penelantaran pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada 13 April 2026. Pihak rumah sakit menegaskan bahwa seluruh pasien yang datang tetap mendapatkan penanganan sesuai prosedur medis melalui sistem triase.

Dalam penjelasannya, pasien dengan kondisi gawat darurat atau mengancam nyawa menjadi prioritas utama untuk segera ditangani, tanpa bergantung pada ketersediaan tempat tidur rawat inap. Rumah sakit memastikan pelayanan medis awal tetap diberikan kepada seluruh pasien sesuai tingkat urgensi kondisi masing-masing.

Manajemen menjelaskan, kepadatan pasien di IGD terjadi karena tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit yang mencapai 90 hingga 95 persen. Kondisi tersebut berdampak pada lambatnya proses pemindahan pasien dari IGD ke ruang rawat inap.

Meski demikian, pihak rumah sakit menegaskan tidak ada pasien yang diabaikan. Seluruh tenaga medis tetap menjalankan pelayanan sesuai standar operasional demi keselamatan pasien.

Sebagai langkah perbaikan, manajemen melakukan optimalisasi pengelolaan tempat tidur, penguatan sistem triase, peningkatan koordinasi antarunit pelayanan, serta evaluasi penambahan kapasitas layanan ke depan.

Direktur RSUD dr. Drajat Prawiranegara menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Kami memahami perhatian masyarakat terhadap pelayanan di rumah sakit. Karena itu kami pastikan seluruh pasien tetap ditangani sesuai prioritas medis. Ke depan, kami terus melakukan pembenahan agar pelayanan semakin cepat, nyaman, dan optimal bagi masyarakat,” ujarnya.

(Red)

Tags