Pagelaran Wayang Kulit Meriahkan Ruwat Bumi Dan Hari Jadi Ke 182 Desa Kaliori
PURBALINGGA - Suasana penuh semangat kebersamaan mewarnai pagelaran wayang kulit yang digelar dalam rangkaian Ruwat Bumi dan peringatan Hari Jadi ke-182 Desa Kaliori, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Purbalingga.
Kegiatan budaya tersebut menjadi daya tarik masyarakat sekaligus wujud pelestarian tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Pagelaran wayang kulit menghadirkan dua dalang, yakni Ki Dalang Palosa dari Kaliori dan Ki Dalang Seto dari Bobotsari. Warga desa tampak antusias memadati lokasi pertunjukan untuk menyaksikan sajian seni budaya yang sarat akan nilai-nilai moral, kebersamaan, dan kearifan lokal.
Kehadiran Babinsa Koramil 12/Karanganyar ditengah masyarakat mendapat sambutan hangat dari warga. Selain menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung, kehadiran Babinsa juga menunjukkan komitmen dalam mendukung tradisi budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Babinsa Serda Triono Yulianto mengatakan, jika kegiatan budaya seperti ruwat bumi dan pagelaran wayang kulit tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memiliki makna penting dalam mempererat persatuan dan kebersamaan.
"Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat dapat memperkuat tali silaturahmi, menumbuhkan semangat gotong royong, serta meningkatkan rasa cinta dan bangga terhadap budaya bangsa yang menjadi identitas nasional," ujarnya.
Selain itu, Serda Triono Yulianto menambahkan, jika kehadiran Babinsa dalam setiap kegiatan masyarakat merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi sosial yang baik antara TNI dan warga.
"Dengan hubungan yang harmonis, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, kondusif, serta semakin memperkokoh semangat kebersamaan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa," pungkasnya. (MK/PEN0702)