Konsolidasi Pdi Perjuangan Di Batang, Dolfie Palit Minta Anggota Fraksi Jangan “tidur” Dan Fokus Rangkul Pemilih Muda
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Dolfie Othniel Frederic Palit, untuk pertama kalinya melakukan kunjungan ke wilayah yang dikenal sebagai “kandang banteng Alas Roban”, Kabupaten Batang, Minggu (8/3/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda roadshow DPD PDI Perjuangan ke 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Kegiatan ini menjadi sinyal kuat bahwa PDI Perjuangan tengah merapikan barisan internal partai menjelang agenda politik berikutnya. Konsolidasi dilakukan mulai dari tingkat provinsi hingga ke struktur paling bawah di daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Dolfie menegaskan bahwa kegiatan konsolidasi merupakan rangkaian lanjutan setelah pelaksanaan Kongres, Konferda, hingga Konfercab yang telah digelar sebelumnya. Agenda selanjutnya, kata dia, adalah Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang akan dilaksanakan di berbagai daerah.
“Ini sebagai rangkaian konsolidasi partai pasca-Kongres, Konferda, dan Konfercab. Agenda berikutnya adalah Musancab, sehingga kami menyampaikan pandangan serta agenda-agenda yang akan dilakukan pada tahun 2026,” ujar Dolfie.
Ia juga mengingatkan para anggota legislatif dari fraksi PDI Perjuangan agar tidak lengah dalam menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat. Menurutnya, satu tahun setelah pemilu merupakan masa penting untuk menunjukkan kinerja kepada masyarakat.
“Anggota fraksi jangan tidur, harus menunjukkan kinerja sebagai petugas rakyat. Apa yang dikerjakan untuk rakyat harus terlihat jelas,” tegasnya.
Namun demikian, saat ditanya mengenai target maupun strategi pemenangan politik ke depan, Dolfie memilih tidak membeberkan secara rinci. Ia menyebut strategi internal partai merupakan hal yang bersifat tertutup.
“Tentu itu tertutup, tidak mungkin kita ceritakan secara terbuka,” katanya.
Di sisi lain, Dolfie menyoroti pentingnya membaca perubahan demografi pemilih. Ia menyebut generasi muda diperkirakan akan mendominasi komposisi pemilih hingga sekitar 60 persen pada masa mendatang.
Karena itu, PDI Perjuangan mulai menyiapkan berbagai program agar partai dapat menjadi ruang yang ramah bagi generasi muda, termasuk Generasi Z hingga Generasi Alpha. Menurutnya, anak muda harus diberi kesempatan untuk terlibat aktif dalam aktivitas politik.
“Kita membuka ruang seluas-luasnya bagi partisipasi anak muda,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Batang, Ahmad Ridwan, menyatakan kesiapan jajarannya untuk menjalankan arahan tersebut hingga ke tingkat akar rumput. Ia menuturkan bahwa pihaknya telah menyiapkan wadah khusus untuk menjaring keterlibatan generasi muda.
“Gen Z selalu menjadi perhatian. Kami punya Komunitas Juang yang sudah disiapkan di tiap-tiap ranting maupun PAC,” jelas Ahmad Ridwan.
Di sela agenda konsolidasi tersebut, suasana hangat juga terlihat ketika jajaran pengurus partai menyerahkan paket sembako serta santunan kepada anak-anak yatim piatu. Kegiatan sosial ini menjadi bentuk kepedulian partai kepada masyarakat sekaligus melengkapi agenda konsolidasi politik yang digelar di Kabupaten Batang.(*)